Taylor Swift

Saat ini, jika anda mempunyai anak perempuan yang berumur lima belas tahun, dan anda diminta untuk mendengarkan lagu-lagu favorit dari artis remaja pujaannya. Apa yang akan anda lakukan? Ikuti saja karena anda pasti akan bersyukur.

Minggu malam, 12 April 2009

Sambil memperlihatkan sebuah CD, Lisa, putriku yang berusia lima belas tahun, menanyakan apakah aku mempunyai rencana untuk keluar rumah keesokan harinya. Awalnya, aku heran karena seharusnya Lisa tahu jadwalku. Aku pun mengatakan bahwa seperti biasa pada Senin sore aku akan hadir di pertemuan JTC (Jakarta Toastmaster Club). Lisa langsung menyerahkan CD yang berada di tangannya kepadaku sambil berharap agar aku mau mendengarkannya di dalam mobil. Barulah kusadari bahwa Lisa tahu kebiasaanku yang hanya mendengarkan musik jika berada di belakang kemudi. Dengan memberikan CD tersebut, Lisa berharap aku mau mendengarkan album pertama Taylor Swift yang berjudul ‘Fearless’ dalam perjalanan menuju JTC. Jujur saja, aku hampir menolaknya saat itu. Tapi, syukurlah tidak kulakukan. Walaupun, aku tidak yakin apakah bisa menikmati lagu-lagu remaja yang ditulis oleh artis muda dan berbakat seperti Taylor Swift yang sangat dipuja Lisa saat ini. Aku berkata dalam hati, jangan gegabah karena pasti akan membuat Lisa kecewa. Paling tidak aku harus mendengarkan CD tersebut sebelum mengambil kesimpulan.

Senin sore, 13 April 2009

Dalam perjalanan menuju JTC, aku tersadar kalau lupa membawa CD Tylor Swift. Aku pun melewatkan kesempatan untuk mencari tahu apa yang membuat Lisa sangat menyukai penyanyi tersebut. Sebelum masuk ke ruang pertemuan, aku menerima telepon dari supir mobil jemputan yang selalu mengantar dan menjemput Lisa dari sekolah. Karena mobil masih berada di bengkel maka dia tidak mungkin menjemput Lisa keesokan paginya. Artinya, akulah yang harus mengantarkan Lisa ke sekolah. Kesempatan yang sangat jarang. Tiba-tiba, aku mendapatkan ide ini. Bukankah jika aku yang mengantar Lisa, aku berkesempatan untuk mendengarkan lagu-lagu tersebut dengannya?

Selasa, 14 April 2009

Ketika bangun pagi, aku segera meletakkan CD tersebut di atas tas yang akan kubawa. Kali ini, aku tidak boleh melupakannya. Lisa sangat senang ketika tahu bahwa akulah yang akan mengantarnya ke sekolah pagi itu. Ketika berada di dalam mobil, aku mulai mendengarkan lagu-lagu tersebut. Harapanku, jika tidak suka, aku bisa memberitahukan alasanku kepada Lisa.

Tak kuduga, aku langsung menyukai suara Taylor Swift ketika lagu pertama baru saja terdengar. Liriknya manis dan sederhana. Tetapi, yang membuat aku tertegun adalah lagu yang berjudul ‘The Best Day’. Lagu tersebut menceritakan hari-hari terbaik yang dilalui Taylor bersama ayahnya. Aku sangat menyukai lagu tersebut karena mengingatkanku kembali kepada masa dimana ayah masih hidup lebih dari 30 tahun yang lalu.

Inilah cuplikannya:

I have an excellent father
his strength is making me stronger…

Now I know why all the trees change in the Fall
I know you were on my side even when I was wrong
and I love you for giving me your eyes
staying back watching me shine and I didn’t know if you knew
so I’m taking this chance to say that I had the best day with you today

Terjemahannya:

Aku memiliki seorang ayah yang luar biasa
Kekuatannya membuat aku lebih bersemangat…

Sekarang aku mengerti kenapa pohon-pohon menjadi tidak sama lagi ketika musim gugur tiba
Aku tahu engkau tetap berada di sisiku bahkan ketika aku salah
Aku mencintaimu karena telah menjagaku
Tanpa kusadari, engkau melihatku bersinar dari jauh
Sehingga pada kesempatan ini aku berkata bahwa inilah hari terbaik bersamamu

– Taylor Swift –

Mama mencintaimu, Lisa
Sangat mencintaimu
dan bahagia karena Lisa juga menyayangi mama

Terima kasih atas lagu-lagu yang indah itu
terutama lagu ‘The Best Day’
yang sangat berarti bagi mama

Peluk cium,
Mama

Catatan: Tolong beritahu mama jika Lisa ingin CD-nya kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: