Konser Ruang Schola Cantorum

Senin, 17 Agustus 2009

Hari yang istimewa. Bukan saja karena Indonesia sedang merayakan hari jadinya yang ke-64. Tetapi, untuk kedua kalinya saya ikut konser ruang yang diadakan oleh Schola Cantorum atau biasa disingkat dengan SCHORUM. Nama yang indah bukan? Sebagai informasi, Schorum tempat kami belajar menyanyi ini dipimpin dan dikelola oleh Charles Nasution, seorang guru vokal yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bidang yang digelutinya.

Sebenarnya konser ruang mulai dirintis sejak tahun lalu dan diadakan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada para murid agar bisa tampil di hadapan teman-temannya sendiri. Konser ini awalnya diadakan di Schorum. Akan tetapi, sejak Maret 2009 konser mulai diadakan bergilir di rumah beberapa anggota Schorum.

Awalnya saya merasa tidak enak untuk ikut karena bagi saya, belajar nyanyi hanyalah untuk hobi saja. Lagipula, semua anggota Schorum yang lain terdiri dari anak-anak muda. Beberapa diantaranya bahkan lebih muda dari putri saya, Lisa. Jadi, rasanya ngak enak aja, sih.

Akan tetapi, sejak coba-coba ikut pada awal tahun ini, saya mulai berpikir berbeda. Tidak ada salahnya, kog. Paling tidak saya bisa bertemu dengan banyak anak muda zaman sekarang. Jadi, ada ladang baru buat observasi, nih, sekaligus memberi contoh kepada mereka bahwa ibu-ibu seperti saya masih mau belajar, lho!

Kini, kembali ke hari Senin yang lalu. Pukul 10.30 pagi, ditemani Lisa, kami segera menuju lokasi. Ketika memasuki perumahan yang dituju, saya bertanya kepada Satpam di mana lokasi blok yang dicari. Saya tidak menyebutkan nama jalan karena berpikir blok saja sudah cukup. Akibatnya, saya pun kesasar sampai jauh ke belakang perumahan dan ternyata rumah yang dituju adalah sebidang tanah kosong.

Terpaksa jua saya kembali ke pintu masuk dan bertanya sekali lagi. Saya baru tahu bahwa perumahan tersebut terdiri dari kompleks lama dan baru. Jadi, nama jalan juga penting untuk disebutkan. Yah, selalu saja ada hal baru yang bisa dipelajari dari setiap kesalahan, bukan?

Saat konser dimulai, satu per satu ke depan menyanyi sesuai dengan urutan yang dipanggil. Saya mendapatkan kesempatan kedua dan lagu yang saya bawakan adalah ‘Annie’s Song’-nya John Denver. Saya juga merasa terhibur dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh anggota yang lain. Senang juga bisa melihat anak-anak muda dengan serius belajar menyanyi dan siap untuk tampil.

Seperti biasa, puncak acara adalah mendengarkan suara emas-nya guru kami yang biasanya anak-anak panggil Abang atau Kakak. Bagi kami semua, Charles Nasution adalah sosok yang luar biasa. Saat menyanyi, suaranya pun benar-benar memukau. Dan, itu didapatkan dengan terus berlatih dan berlatih. Percaya atau tidak, sampai hari ini, Charles masih tetap belajar dengan gurunya yang sudah bersamanya selama delapan belas tahun. Unbelievalbe! Rasanya rugi deh kalau belum pernah mendengarkan suara emas beliau.

Sebelum Abang menyanyi, beliau memberitahukan sebuah kabar duka. Salah seorang anggota Keluarga Besar SCHOLA CANTORUM yang bernama Olive meninggal dunia dalam usia 24 tahun. Setamat dari Fakultas Kedokteran UI, Olive minta ditempatkan di PTT Ambon dan baru tiga bulan berada di sana. Tak diduga Olive terkena peluru nyasar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di sana.

Kami semua merasa sedih… sedih dan pedih sekali. Olive bukan hanya menjadi dokter saja, tapi dia juga mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak kecil di daerah terpencil sana. Bayangkan, Olive mau hidup dan berbakti jauh dari keramaian dan kenyamanan kota besar. Di sana, untuk mandi saja harus mengambil air sejauh dua kilometer. Dan, Olive meninggal hanya karena keteledoran seseorang. Semoga Olive diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan amal dan ibadahnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberi ketabahan dalam menghadapi dan menjalani cobaan ini.

Akhirnya, lagu yang dibawakan Abang berjudul ‘BUKAN CINTA BIASA’ – Afghan menjadi penutup konser sore itu. Bahkan setelah lagu selesai dipersembahkan, ada yang sampai menangis karena terharu. Hanya ada dua kata yang bisa menjelaskan performance Charles pada sore itu… LUAR BIASA! Kami bangga punya guru seperti Abang.

IMG_9495IMG_9498

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: