Mingmei Yip

Hati selalu mengikuti takdirnya merupakan tag line novel yang saat ini sedang kubaca. Judulnya ‘Petals from the Sky’.

Bercerita tentang Meng Ning yang memutuskan untuk menjadi biksuni tapi ditentang keras oleh ibunya. Di mata ibunya, kehidupan membiara tidak akan memberikan kebebasan. Tapi, bagi Meng Ning, menjadi biksuni adalah kesempatan berharga untuk memegang kendali penuh atas takdir hidupnya, dan menikmati belajar musik, seni dan puisi tanpa batas – sesuatu yang tidak ditawarkan oleh ikatan perkawinan.

Meng Ning menghabiskan sepuluh tahun belajar di luar negeri, membiasakan diri hidup selibat, dan mempersiapkan diri untuk hidup membiara. Namun, sebuah insiden kebakaran membelokkan takdirnya ke situasi yang benar-benar berbeda.

Meng Ning jatuh cinta….

Kemarin, saat baru mulai membaca, aku langsung ‘jatuh cinta’ pada sang penulis cerita, Mingmei Yip. Jangan-jangan cerita novel ini berdasarkan sebagian pengalaman pribadi penulisnya. Itulah yang terlintas dalam pikiranku. Agar tak penasaran, aku pun mulai mengetik ‘Mingmei Yip’ dan mencarinya di mesin google. Ternyata dugaanku tidak meleset.

Bagiku, membaca adalah sebuah seni. Seni mengasah kepekaan diri. Membaca bukan hanya sekedar menambah wawasan, tapi secara tidak langsung kita pun diajak untuk mengenal penulisnya lebih jauh dan dalam. Karena ‘Petals from the Sky’, Mingmei Yip berhasil memperpanjang daftar penulis favoritku. Berikutnya, aku pasti akan mencari novel yang ditulis oleh Mingmei Yip sebelumnya (2008) yaitu ‘Peach Blossom Pavilion’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: